Headline

IMAGE-1 IMAGE-2 IMAGE-3 IMAGE-4 IMAGE-5 IMAGE-5

Selasa, 22 Oktober 2013

Basel III Siap Diberlakukan

Perjanjian Basel atau yang lebih dikenal dengan Basel Accord merupakan regulasi perbankan internasional yang ditetapkan berdasarkan hasil kesepakatan negara-negara yang tergabung dalam Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) yang didirikan pada tahun 1974 oleh negara-negara G10. BCBS bertujuan untuk menciptakan peraturan bersama dalam rangka memeperkuat stabilitas dan kesehatan sistem perbankan internasional, menciptakan kerangka sistem yang adil dalam mengukur kecukupan modal secara internasional, dan mendapatkan kerangka yang konsisten untuk mengurangi ketidaksamaan kompetisi antarbank yang bertransaksi di tingkat internasional.

Peraturan Basel terbaru adalah Basel III yang diterbitkan pada Desember 2010. BCBS mempublikasikan dokumen dengan judul Global Regulatory Framework for More Resilent Banks and Banking System. Dokumen ini yang kemudian dikenal sebagai naskah Basel III. Penerbitan Basel III dipicu oleh krisis keuangan global pada tahun 2007 sampai 2008 yang disebabkan banyaknya bank terlilit hutang yang tinggi, baik pada laporan posisi keuangan yang dilaporkan (on balance sheet) maupun laporan posisi keuangan yang tidak dilaporkan (off balance sheet). Akibatnya, terjadinya penggerusan tingkat dan kualitas modal yang dimiliki bank.

Pengukuran Risiko Operasional Bank Syariah Melalui Pendekatan Simulasi Loss Distribution Aggregate Method (Studi Kasus Risiko Kehilangan Uang Bank Syariah X)

Abstract
Operational risk is one of the types of risks that must be taken care of by a business institution. Mismanagement of Operational risk can cause a loss of business institution. Barings bank is a financial institution that went bankrupt due to mismanagement of operational risk. Islamic bank is also not free from the threat of operational risk, as well as other business institutions.
This paper examines the mechanism of calculating operational risk in Islamic Bank X using Loss Distribution Aggregate (LDA) approach. Data used in this paper is the data loss money in Islamic Bank X in the period January 2008 to December 2011. Value at Risk (VaR) at the 99,9% confidence level used to calculate unexpected loss. Research result mentioned Islamic Bank X must provide funds IDR 73.702.110.763,48 as a capital charge to cover possible losses arising from operational risk in the coming periode.


Keywords: Loss Distribution Aggregate (LDA), Risiko Operasional, Value at Risk (VaR),

Rizal Razib Abdillah
NIM S.0913.042
rizalrazib@gmail.com

Senin, 25 Februari 2013

Hilangnya 11 Hari di Bulan September 1752

Pada tau ga sih kalo di bulan September 1752 ada 12 hari yang hilang dari kalender dunia?


Perhatikan kalender disamping ini, pada bulan September 1752 dunia kehilangan 11 hari. Tanggal 3 September sampai 13 September hilang dari penanggalan dunia. 

Pembaca bisa cek kalender di komputer Anda kalo tidak percaya. Sayangnya untuk Anda yang menggunakan windows tidak bisa melihat hilangnya 11 hari ini. Bagi Anda pengguna linux bisa langsung di cek keabsahan dari peristiwa ini.

Pada bulan september 1752, hari Rabu di minggu pertama tertera sebagai tanggal 2 September. Akan tetapi keesokan harinya (hari kamis) langsung lompat pada menjadi tanggal 14.

Apakah yang terjadi? Kemana 11 hari di bulan ini?? Ini kronologinya.

Selasa, 22 Januari 2013

Regresi



Regresi merupakan metode analisa ekonometrika yang difunakan untuk mengetahui pengauh variabel independen (bebas) terhadapa variabel dependen dalam sebuah estimasi model.

Model regresi dituliskan dengan persamaan Y = b0 + b1X +e ,  dimana

Y                     : variabel dependen (terikat)
X                     : variabel independen (bebas)
b                      : koefisien regresi
e                      : error / residu.

Selasa, 08 Januari 2013

Coretan Malam

Cinta..,
Ia datang tanpa di duga
Tak peduli menghampiri siapa
Tak pernah mengenal logika
Ataupun menghiraukan "terpaksa"

Dulu dia biasa
Tak pernah menjadi istimewa
Getaran di jiwa mengubah segalanya
menjadikan dia selalu yang pertama

Bukan tahta yang membawa cinta
Bukan  harta yang menjadi perantara
Hanya seonggok daging yang menjadi perantara
Dan mata yang tak pernah lelah tuk memandangnya

Aku bukanlah siapa-siapa
Bukan manusia yang gila akan wanita
Atau sang durja  yang berniat mempermainkannya
Aku hanyalah jiwa yang lemah saat tak melihat semumnya

Apalah arti seorang manusia
Bila putus asa telah menghampirinya
Haruskah ia merubah segalanya?
Jika hidup tanpa belahan jiwa