Sebuah majalah populer terbitan Amerika Serikat (AS), Esquire
edisi Oktober 2003 memuat kisah perjalanan di tiga negara 'panas', yakni Irak,
Afghanistan, dan Palestina. Laporan perjalanan karya CJ Chivers itu diberi
judul What I Learned at The Jihad (apa yang kita pelajari dalam jihad).
Layaknya laporan perjalanan, tulisan karya veteran Marinir AS yang kemudian
menjadi reporter itu disajikan sangat menawan. Dalam tulisan tersebut dia
bercerita soal pertemuannya dengan beberapa pejuang Irak, kelompok Aliansi
Utara di Afghanistan, serta para mujahid Palestina.
Melalui laporan perjalannya, secara implisit Chivers menampilkan pandangan
Barat terhadap terminologi Jihad. Dari awal hingga akhir tulisan, istilah Jihad
yang dia gunakan selalu didekatkan dengan perang. Gaya penyajian seperti itu
mudah sekali menggiring pembacanya untuk memaknai jihad secara sempit, yakni
mengangkat senjata dan menumpahkan darah.









