Headline

IMAGE-1 IMAGE-2 IMAGE-3 IMAGE-4 IMAGE-5 IMAGE-5
Tampilkan postingan dengan label Paper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paper. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Oktober 2013

Pengukuran Risiko Operasional Bank Syariah Melalui Pendekatan Simulasi Loss Distribution Aggregate Method (Studi Kasus Risiko Kehilangan Uang Bank Syariah X)

Abstract
Operational risk is one of the types of risks that must be taken care of by a business institution. Mismanagement of Operational risk can cause a loss of business institution. Barings bank is a financial institution that went bankrupt due to mismanagement of operational risk. Islamic bank is also not free from the threat of operational risk, as well as other business institutions.
This paper examines the mechanism of calculating operational risk in Islamic Bank X using Loss Distribution Aggregate (LDA) approach. Data used in this paper is the data loss money in Islamic Bank X in the period January 2008 to December 2011. Value at Risk (VaR) at the 99,9% confidence level used to calculate unexpected loss. Research result mentioned Islamic Bank X must provide funds IDR 73.702.110.763,48 as a capital charge to cover possible losses arising from operational risk in the coming periode.


Keywords: Loss Distribution Aggregate (LDA), Risiko Operasional, Value at Risk (VaR),

Rizal Razib Abdillah
NIM S.0913.042
rizalrazib@gmail.com

Kamis, 14 Juni 2012

KRISIS HUTANG EROPA DAN RESESI EKONOMI CINA, DAMPAKNYA TERHADAP IKLIM INVESTASI DI INDONESIA; Pendekatan Kausalitas Vector Error Correction Model (VECM)

Download

Oleh:
Rizal Razib Abdillah[1]

Abstract:
Krisis gagal bayar yang dialami negara-negara Eropa dewasa ini membuat wacana negatif bagi para pelaku pasar modal (investor) dalam maupun luar negeri untuk tetap menanamkan modalnya di Indonesia. Cina, negara yang memiliki pangsa besar di Eropa dan Amerika berpotensi mengalami resesi ekonomi karena kurangnya permintaan dari negara-negara kawasan tersebut akibat krisis yang melanda.
Dengan menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) dan periode observasi tahun 2008-2012, karya tulis ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah krisis Eropa dan resesi ekonomi Cina berdampak negatif pada pergerakan IHSG. Variabel yang digunakan adalah IHSG, indeks FTSE 100, indeks SSE, dan indeks Stoxx 50e. Melalui VECM disimpulkan krisis Eropa tidak berpengaruh negatif langsung terhadap indeks investasi Indoneisa. Sementara resesi ekonomi Cina berdampak negatif pada iklim investasi di Indonesia.

Selasa, 12 Juni 2012

BISNIS DAN INVESTASI MINYAK DI NEGARA KONFLIK ; STUDY KASUS KEKAYAAN MINYAK NIGERIA



Abstract :
Nigeria merupakan negara yang memiliki cadangan minyak melimpah yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi minyak dunia. Akan tetapi, investasi di negara ini tidak banyak berkembang karena konflik warga sipil yang berkepanjangan.
Diperlukan upaya yang lebih dari pemerintah untuk bisa menerapkan kebijakan-kebijakan yang bisa mengundang minat investor ke Nigeria.


Download

Kumpulan Download

Download Peran Pemuda Dalam Pemberantasan Korupasi
Download Bisnis Minyak Nigeria
Download Instrumen dan Mekanisme Manajemen Risiko

Selasa, 05 Juni 2012

KRISIS HUTANG EROPA DAN RESESI EKONOMI CINA, DAMPAKNYA TERHADAP IKLIM INVESTASI DI INDONESIA; Pendekatan Kausalitas Vector Error Correction Model (VECM)

Oleh:
Rizal Razib Abdillah[1]

Abstract:
Krisis gagal bayar yang dialami negara-negara Eropa dewasa ini membuat wacana negatif bagi para pelaku pasar modal (investor) dalam maupun luar negeri untuk tetap menanamkan modalnya di Indonesia. Cina, negara yang memiliki pangsa besar di Eropa dan Amerika berpotensi mengalami resesi ekonomi karena kurangnya permintaan dari negara-negara kawasan tersebut akibat krisis yang melanda.
Dengan menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) dan periode observasi tahun 2008-2012, karya tulis ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah krisis Eropa dan resesi ekonomi Cina berdampak negatif pada pergerakan IHSG. Variabel yang digunakan adalah IHSG, indeks FTSE 100, indeks SSE, dan indeks Stoxx 50e. Melalui VECM disimpulkan krisis Eropa tidak berpengaruh negatif langsung terhadap indeks investasi Indoneisa. Sementara resesi ekonomi Cina berdampak negatif pada iklim investasi di Indonesia.


[1] Penulis merupakan mahasiswa STEI Tazkia tinggkat ke-3, jurusan Manajemen Keuangan Islam. Email: rizalrazib@gmail.com



Selasa, 29 Mei 2012

PERAN PEMUDA DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA; INTERNALISASI TIGA AJARAN KI HAJAR DEWANTARA


Abstract:
Budaya korupsi semakin menjangkiti kehidupan birokrasi dan para eksekutif Indonesia. Kewenangan dan peran yang dijalankan lembaga-lembaga anti-korupsi  belum efektif karena kurang terintegrasinya kerjasama yang dijalin antar lembaga-lembag tersebut. Peran pemuda sangat dinantikan demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang bersih dari tindak pidana korupsi (tipikor). Bertahun-tahun lalu, Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantara mengajarkan kata-kata mutiara yang seharusnya diaplikasikan pada saat ini, yakni Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.
Download